{"id":1516,"date":"2022-11-30T07:42:39","date_gmt":"2022-11-30T07:42:39","guid":{"rendered":"https:\/\/ehs.co.id\/id\/?p=1516"},"modified":"2023-08-10T08:52:39","modified_gmt":"2023-08-10T08:52:39","slug":"istilah-dalam-perpajakan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ehs.co.id\/id\/2022\/11\/30\/istilah-dalam-perpajakan\/","title":{"rendered":"Istilah Dalam Perpajakan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap Wajib Pajak berkewajiban melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) masa maupun tahunan sesuai pajak yang dibayarkan. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Surat Pemberitahuan (SPT) adalah surat yang digunakan oleh Wajib Pajak untuk melaporkan perhitungan\/pembayaran pajak, objek pajak, bukan objek pajak, dan harta serta kewajiban sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan. Saat ini, SPT sudah dalam bentuk dokumen elektronik yaitu e-SPT atau e-Filing. Berhubungan dengan hal itu, mungkin masih banyak di antara Anda yang belum mengetahui istilah perpajakan seperti masa pajak, tahun pajak, dan bagian tahun pajak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dokumen elektronik tersebut tentu sudah tak asing lagi bagi Anda, namun apakah Anda sudah memahami dan mengetahui cara serta komponen-komponen yang terdapat dalam dokumen elektronik tersebut? Dikarenakan sistem pemungutan di Indonesia yang mengharuskan para Wajib Pajak untuk membayar hingga melaporkan pajaknya secara mandiri maka sudah suatu keharusan Anda untuk memahami terkait SPT.<\/span><\/p>\n<h6>Apa saja istilah dalam perpajakan?<\/h6>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pasal 1 angka 7 UU KUP menjelaskan, masa pajak adalah jangka waktu yang menjadi dasar bagi Wajib Pajak untuk menghitung, menyetor, dan melaporkan pajak yang terutang dalam suatu jangka waktu tertentu yang telah diatur dalam UU KUP. Pada Pasal 2A UU KUP dikatakan bahwa masa pajak sama dengan 1 bulan kalender atau jangka waktu lain yang diatur dengan PMK paling lama 3 bulan kalender.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan, arti dari tahun pajak dalam Pasal 1 angka 8 UU KUP yakni jangka waktu 1 tahun kalender jika Wajib Pajak menggunakan tahun buku yang tidak sama dengan tahun kalender artinya tahun pajak akan mengikuti tahun buku Wajib Pajak. Bagian tahun pajak yang dijelaskan dalam Pasal 1 angka 9 UU KUP adalah bagian dari jangka waktu 1 tahun pajak yakni 1 bulan kalender atau beberapa bulan kalender.<\/span><\/p>\n<p>Itulah beberapa istilah dalam perpajakan yang umum digunakan. Bila Anda ingin informasi lebih lanjut seputar akuntansi, perpajakan dan laporan keuangan baik perorangan, perusahaan, dan UMKM Anda dapat klik <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/kap.ehs\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">disini<\/a> untuk satu kali konsultasi<strong> GRATIS<\/strong>.<\/p>\n<h6><strong>Hubungi Kami<\/strong><\/h6>\n<p>Staff EHS terpercaya dalam pelayanan audit, perpajakan, akuntansi \/ pembukuan, sangat bersedia untuk membantu menyelesaikan permasalahan bisnis Anda. Kami siap untuk membawa Anda menuju kesuksesan.<\/p>\n<p>Jakarta (Kantor Pusat)<\/p>\n<p>Soho Capital Lt 30 no 03<\/p>\n<p>Jl. Letjen S. Parman kav. 28<\/p>\n<p>RT 3\/RW 5, Tanjung Duren Selatan<\/p>\n<p>Grogol Petamburan, Jakarta Barat 11470<\/p>\n<p>Hubungi kontak kami di bawah ini,<\/p>\n<p>Whatsapp: <a href=\"https:\/\/wa.me\/6285953795280\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">62 859-5379-5280<\/a><\/p>\n<p>Alamat Email: kapehsindonesia@gmail.com<\/p>\n<p>Website:\u00a0<a href=\"http:\/\/www.ehs.co.id\/\">www.ehs.co.id<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setiap Wajib Pajak berkewajiban melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) masa maupun tahunan sesuai pajak yang dibayarkan. Surat Pemberitahuan (SPT) adalah surat yang digunakan oleh Wajib Pajak untuk melaporkan perhitungan\/pembayaran pajak, objek pajak, bukan objek pajak, dan harta serta kewajiban sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan. Saat ini, SPT sudah dalam bentuk dokumen elektronik yaitu e-SPT atau [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":1517,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[120,57,1,68],"tags":[104,128,26,78],"class_list":["post-1516","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-akuntansi-dan-keuangan","category-bisnis-dan-kepatuhan","category-edukasi-dan-insight","category-pajak","tag-bayar-pajak","tag-istilah-pajak","tag-jasa-akuntan-pajak","tag-jasa-akuntansi-dan-pajak"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ehs.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1516","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ehs.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ehs.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ehs.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ehs.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1516"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/ehs.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1516\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2483,"href":"https:\/\/ehs.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1516\/revisions\/2483"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ehs.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1517"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ehs.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1516"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ehs.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1516"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ehs.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1516"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}