{"id":1653,"date":"2023-01-19T04:54:02","date_gmt":"2023-01-19T04:54:02","guid":{"rendered":"https:\/\/ehs.co.id\/id\/?p=1653"},"modified":"2023-08-10T08:30:09","modified_gmt":"2023-08-10T08:30:09","slug":"syarat-dan-tips-lapor-spt-tahunan-badan-serta-solusi-jika-lupa-lapor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ehs.co.id\/id\/2023\/01\/19\/syarat-dan-tips-lapor-spt-tahunan-badan-serta-solusi-jika-lupa-lapor\/","title":{"rendered":"Syarat dan Tips Lapor SPT Tahunan Badan Serta Solusi Jika Lupa Lapor"},"content":{"rendered":"<h6><strong>1. Syarat Melaporkan SPT Tahunan Badan<\/strong><\/h6>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selaku Wajib Pajak Badan, penting untuk mengetahui bagaimana cara melaporkan SPT Tahunan Badan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dengan benar. Ada beberapa dokumen penting yang menjadi syarat untuk melaporkan SPT Tahunan, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dokumen SPT Tahunan PPh Badan (1771)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dokumen SPT pada masa PPN<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dokumen SPT pada masa PPh Pasal 21 periode Januari \u2013 Desember<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Faktur pajak dari bulan Januari hingga Desember<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bukti pemotongan pajak PPh Pasal 23 periode Januari \u2013 Desember<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bukti pemotongan PPh Pasal 4 Ayat 2 periode Januari \u2013 Desember<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bukti pemungutan PPh Pasal 22 periode Januari \u2013 Desember<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bukti pembayaran PPh Pasal 4 ayat 2 PPh Final 1% sesuai aturan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bukti pembayaran PPh Pasal 25 periode Januari hingga Desember<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bukti pembayaran Surat Tagihan Pajak (STP) Pasal 25 periode Januari \u2013 Desember<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Laporan neraca laba dan rugi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Laporan keuangan berisi hasil audit akuntan publik<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Buku besar berisi pembantu pendukung laporan keuangan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rekening tabungan atau rekening koran perusahaan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bukti penerimaan dan pengeluaraan seperti nota dan kwitansi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Akta (sertifikat) pendirian atau perubahan perusahaan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lampiran mengenai SPT Tahunan Badan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kelengkapan dokumen diatas harus diperiksa dengan seksama dan dipastikan sudah lengkap sebelum\u00a0 melaporkan SPT Tahunan.<\/span><\/p>\n<h6><strong>2. Hal yang Perlu Diterapkan Saat Melapor SPT Tahunan<\/strong><\/h6>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pelaporan SPT Tahunan baik untuk SPT Tahunan Pribadi maupun SPT Tahunan Badan sudah banyak menggunakan sistem online. Jadi, Wajib Pajak tidak perlu lagi mengurus pelaporan dengan datang langsung ke kantor pelayanan pajak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Agar terhindar dari\u00a0 risiko jika tidak lapor SPT Tahunan<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, maka beberapa hal berikut ini dapat diterapkan saat melaporkan SPT Tahunan secara online.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memastikan koneksi jaringan internet stabil.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menggunakan perangkat yang memadai seperti laptop.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dilakukan pada saat yang tepat agar terhindar dari traffic pengguna yang sedang banyak, seperti di malam hari. Jumlah pengguna website yang terlalu banyak biasanya akan menyebabkan website tersebut sulit untuk diakses.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan seluruh data yang ada dalam formulir sudah terisi dengan lengkap dan benar. Hal ini berguna agar data yang diisi sudah valid dan sesuai dengan data aslinya. Kesalahan pengisian data bisa membuat laporan tidak bisa diproses.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila belum mendapatkan BPE SPT Tahunan melalui e-mail, maka ada kemungkinan bahwa proses pelaporan gagal dan harus mengulangi pengisian e-filling dari awal.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan EFIN dan alamat email masih aktif dan sudah terverifikasi dengan benar.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika masih terjadi kegagalan, maka bisa digunakan situs ASP (<em>Application Service Provider<\/em>) pajak resmi lainnya yang direkomendasikan oleh Ditjen Pajak.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anda dapat menerapkan hal-hal tersebut agar proses pelaporan SPT Tahunan bisa berjalan dengan lancar. Kemudian pilihlah situs ASP dengan kualitas yang sudah terjamin dan mempunyai rating dan ulasan yang baik dalam proses pelaporan SPT Tahunan.<\/span><\/p>\n<h6><strong>3. Solusi Jika Lupa Lapor SPT Tahunan<\/strong><\/h6>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila Anda lupa untuk lapor SPT Tahunan, maka bisa dilakukan solusi di bawah ini untuk meminimalisir risiko yang lebih berat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya, jika lupa dalam melaporkan SPT Tahunan, akan dikenakan biaya denda dalam jumlah tertentu tergantung syarat dan ketentuan dari laporan SPT Tahunan yang akan dilaporkan. Rekapan denda tersebut adalah:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Denda telat lapor SPT Tahunan Pribadi: Rp100.000.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Telat lapor SPT Tahunan Badan: Rp1.000.000.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Denda telat bayar pajak: bunga sebanyak 2% setiap bulan dari pajak yang belum dibayar<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah syarat dan tips hingga solusi apabila lupa lapor SPT Tahunan. Masih bingung? butuh pendamping pajak untuk pelaporan SPT Tahunan Badan maupun pribadi? Segera hubungi KAP EHS untuk konsultasi 1x Gratis!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"color: #003366;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Informasi dalam artikel ini dapat mengalami perubahan dan perbedaan, menyesuaikan dengan perkembangan, situasi, strategi bisnis, kemajuan teknologi\u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dan kebijakan tertentu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.<\/span><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h6><strong>Hubungi Kami<\/strong><\/h6>\n<p>Staff EHS yang terpercaya dengan kompetensi dalam pelayanan audit, perpajakan, akuntansi \/ pembukuan, dan lisensi bisnis sangat bersedia untuk mendengarkan dan membantu menyelesaikan permasalahan bisnis Anda. Kami siap untuk membawa Anda satu langkah lebih dekat menuju kesuksesan.<\/p>\n<p>Jakarta (Kantor Pusat)<\/p>\n<p>Soho Capital Lt 30 no 03<\/p>\n<p>Jl. Letjen S. Parman kav. 28<\/p>\n<p>RT 3\/RW 5, Tanjung Duren Selatan<\/p>\n<p>Grogol Petamburan, Jakarta Barat 11470<\/p>\n<p>Hubungi kontak kami di bawah ini,<\/p>\n<p>Whatsapp: <a href=\"https:\/\/wa.me\/6285953795280\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">62 859-5379-5280<\/a><\/p>\n<p>Alamat Email: kapehsindonesia@gmail.com<\/p>\n<p>Website:\u00a0<a href=\"http:\/\/www.ehs.co.id\/\">www.ehs.co.id<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>1. Syarat Melaporkan SPT Tahunan Badan Selaku Wajib Pajak Badan, penting untuk mengetahui bagaimana cara melaporkan SPT Tahunan Badan dengan benar. Ada beberapa dokumen penting yang menjadi syarat untuk melaporkan SPT Tahunan, yaitu: Dokumen SPT Tahunan PPh Badan (1771) Dokumen SPT pada masa PPN Dokumen SPT pada masa PPh Pasal 21 periode Januari \u2013 Desember [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":1654,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[120,130,57,1,68],"tags":[111,26,137,82,139],"class_list":["post-1653","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-akuntansi-dan-keuangan","category-audit-dan-assurance","category-bisnis-dan-kepatuhan","category-edukasi-dan-insight","category-pajak","tag-cara-lapor-spt","tag-jasa-akuntan-pajak","tag-lapor-spt","tag-pajak-spt-tahunan","tag-spt-tahunan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ehs.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1653","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ehs.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ehs.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ehs.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ehs.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1653"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/ehs.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1653\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2473,"href":"https:\/\/ehs.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1653\/revisions\/2473"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ehs.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1654"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ehs.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1653"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ehs.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1653"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ehs.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1653"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}